MAKALAH
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Keuangan
Dosen Pengampu : Saiful Anwar, M. Acc.
Disusun Oleh :
Retno Safitri (63010170042)
Ernita Sundari (63010170049)
Dewi Fitasari (63010170068)
JURUSAN PERBANKAN SYARIAH
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
TAHUN AKADEMIK
2017/2018
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah mengenai mata kuliah Manajemen keuangan dengan tema “Analisa Laporan Keuangan”.
Makalah ini sudah selesai kami susun dengan maksimal dan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah tersebut. Untuk itu kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berkontribusi didalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari seutuhnya bahwa masih jauh dari kata sempurna makalah ini, baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu, kami terbuka untuk menerima segala masukan dan kritik yang bersifat membangun dari pembaca sehingga kami bisa melakukan perbaikan makalah ini sehingga menjadi makalah yang baik dan benar.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberi manfaat ataupun inpirasi pada pembaca.
Salatiga, Februari 2018
Penyusun
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang 1
Rumusan Masalah 1
Tujuan Pembahasan 1
BAB II PEMBAHASAN
A. Analisa Laporan Keuangan 2
B. Kegunaan Analisa Rasio Keuangaan 4
C. Jenis – Jenis Rasio 5
D. Analisis Common Size 11
E. Analisis Indeks 13
BAB III PENUTUP
Kesimpulan 15
Saran 15
DAFTAR PUSTAKA 16
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Laporan keuangan merupakan hasil akhir dari proses akuntansi yang memberikan gambaran tentang keadaan posisi keuangan, hasil usaha, serta perubahan dalam posisi keuangan suatu perusahaan. Laporan keuangan disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Menurut SAK 2015, laporan keuangan merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan. SAK memberikan fleksibilitas bagi manajemen dalam memilih metode maupun estimasi akuntansi yang dapat digunakan.
Analisa laporan keuangan adalah suatu proses penelitian laporan keuangan beserta unsur-unsurnya yang bertujuan untuk mengevaluasi dan memprediksi kondisi keuangan dan mengevaluasi hasil yang telah dicapai suatu perusahaan atau badan usaha pada masa lalu dan sekarang. Analisa laporan keuangan pada dasarnya karena ingin mengetahui keuntungan, tingkat risiko, dan tingkat kesehatan suatu perusahaan.
B. Rumusan Masalah
1. Apa itu Analisa Laporan Keuangan itu ?
2. Apa itu kegunaan Analisa Rasio Keuangan?
3. Apa itu jenis-jenis Rasio?
4. Apa itu Analisis Common Size dan Analisis Indeks?
C. Tujuan Pembahasan
1. Untuk mengetahui Analisa Laporan Keuangan.
2. Untuk mengetahui kegunaan Analisa Rasio Keuangan.
3. Untuk mengetahui jenis-jenis Rasio.
4. Untuk mengetahui Analisis Common Size dan Analisis Indeks.
BAB II
PEMBAHASAN
Analisa Laporan Keuangan
Pengertian
Laporan keuangan (financial statement) merupakan ikhtisar mengenai keadaan keuangan suatu perusahaan pada saat tertentu. Laporan keuangan dibedakan menjadi 5 macam yaitu neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan.
Analisa Laporan Keuangan adalah suatu proses dalam rangka membantu menganalisis atau mengevaluasi keadaan keuangan perusahaan, hasil-hasil operasi perusahaan masa lalu dan masa depan, adapun tujuan analisis laporan keuangan adalah untuk menilai kinerja yang dicapai perusahaan selama ini dan mengestimasi kinerja perusahaan pada masa mendatang. Analisa laporan keuangan juga dapat melihat pertumbuhan kinerja keuangan dari tahun ke tahun.
Jenis-Jenis Analisis Laporan Keuangan
Ada 4 jenis analisis laporan keuangan yang digunakan, adalah sebagai berikut :
1. Analisis Horizontal adalah analisis dengan mengadakan perbandingan laporan keuangan untuk beberapa tahun sehingga akan diketahui perkembangannya.
2. Analisis Vertikal adalah laporan keuangan yang dianalisis meliputi satu periode atau satu waktu saja, dengan cara membandingkan akun yang satu dengan akun yang lain dalam laporan keuangan tersebut sehingga hanya akan diketahui keadaan keuangan atau hasil operasi pada saat itu saja.
3. Analisis Eksternal adalah analisis yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak dapat memperoleh data laporan keuangan secara mendalam mengenai keuangan suatu perusahaan.
4. Analisis Internal adalah analisis yang dilakukan oleh pihak-pihak yang dapat memperoleh data-data keuangan secara mendalam mengenai keuangan suatu perusahaan.
Metode dan Teknik Analisis Laporan keuangan
Ada 3 macam teknik analisis laporan keuangan yang dapat dibuat seperti di bawah ini :
1. Analisis Perbandingan Laporan Keuangan, adalah metode dan teknik analisis dengan cara memperbandingkan laporan keuangan untuk dua periode atau lebih, dengan menunjukkan :
a. Perbandingan jumlah-jumlah akun beberapa periode dalam rupiah.
b. Kenaikan atau penurunan akun beberapa periode dalam jumlah rupiah.
c. Kenaikan atau penurunan akun beberapa periode dalam persentase.
d. Perbandingan yang dinyatakan dalam rasio dalam beberapa periode.
e. Persentase dalam total aktiva maupun passiva dalam beberapa periode.
2. Analisis Trend, adalah analisis yang menunjukkan kemajuan keuangan perusahaan yang dinyatakan dalam persentase. Analisis Trend juga suatu metode atau teknik analisis untuk mengetahui kecenderunagn keuangan perusahaan naik atau turun, dengan demikian akan diketahui perubahan mana yang cukup penting untuk dianalisis lebih lanjut.
3. Analisis Common Size
is yang disusun dengan menghitung tiap-tiap rekening dalam laporan laba-rugi dan neraca menjadi proporsi dari total penjualan (untuk laporan laba rugi) atau dari total aktiva (untuk neraca). Laporan keuangan dalam persentase per-komponen (Common-size statement) menyatakan masing-masing posnya dalam satuan persen atas dasar total kelompoknya.
2. Kegunaan Analisa Rasio Keuangan
Analisa rasio keuangan merupakan aktivitas untuk menganalisis laporan keuangan dengan cara membandingkan satu akun dengan akun lainnya yang ada dalam laporan keuangan, perbandingan tersebut dapat antar akun dalam laporan keuangan neraca ataupun laba rugi. Analisa rasio keuangan menggambarkan suatu hubungan dan perbandingan antara jumlah satu akun dengan jumlah akun yang lain dalam laporan keuangan. Dengan menggunakan metode analisis seperti berupa rasio ini akan dapat menjelaskan atau memberikan gambaran tentang baik atau buruknya keadaan atau posisi keuangan suatu perusahaan. Tujuan melakukan analisa rasio keuangan adalah untuk membantu perusahaan dalam mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan keuangan perusahaan, menilai kinerja laporan keuangan perusahaan dalam memberdayakan seluruh sumber daya yang ada untuk mencapai target yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Analisa rasio keuangan digunakan untuk mengukur dan menilai kinerja keuangan perusahaan dalam suatu waktu untuk acuan perkembangan perusahaan. Analisis laporan keuangan yang banyak digunakan adalah analisis tentang rasio keuangan. Berdasarkan sumber analisis, rasio keuangan dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Perbandingan Internal (Internal Comparison)
Perbandingan internal yaitu membandingkan rasio pada saat ini dengan rasio pada masa lalu dan masa yang akan datang dalam perusahaan yang sama.
2. Perbandingan Eksternal (Eksternal Comparison) dan Sumber-Sumber Rasio Industri
Perbandingan eksternal yaitu membandingkan rasio perusahaan dengan perusahaan-perusahaan sejenis atau rata-rata industri pada saat yang sama.
Berdasarkan laporan keuangan yang dianalisis, analisa rasio dapat dibedakan menjadi 2 yaitu
1. Analisis Secara Individual
Analisis secara individual yaitu analisis yang dilakukan pada unsur-unsur yang ada pada salah satu laporan keuangan, misalnya analisis rasio bagi unsur-unsur yang ada pada neraca saja atau pada laporan laba rugi saja.
2. Analisis Silang
Analisis silang yaitu analisis rasio yang melibatkan unsur-unsur yang ada pada laporan neraca dan sekaligus unsur-unsur yang ada pada laporan laba rugi. Kedua unsur-unsur pada laporan keuangan tersebut digabungkan untuk mendapatkan suatu rasio tertentu.
3. Jenis-Jenis Rasio
Berdasarkan Sumbernya, rasio-rasio dapat dibedakan menjadi 3 golongan, yaitu :
a. Rasio-Rasio Neraca
Rasio-rasio neraca adalah rasio yang bersumber dari akun-akun neraca.
b. Rasio-rasio Laporan Laba Rugi
Rasio-rasio laporan laba rugi adalah rasio yang bersumber dari Income Statement.
c. Rasio-rasio antar Laporan
Rasio-rasio antar laporan adalah rasio yang berasal, baik bersumber dari Income Statement atau laporan laba rugi.
Berdasarkan Akunnya, rasio-rasio dapat digolongkan sebagai berikut :
1. Rasio Likuiditas ( Liquidity Ratio )
Rasio Likuiditas merupakan rasio yang menunjukkan hubungan antara kas perusahaan aktiva lancar lainnya dengan hutang lancar. Rasio ini digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya. Rasio likuiditas dibagi menjadi 2 yaitu :
a. Current Ratio (Rasio Lancar)
Rasio Lancar merupakan perbandingan antara aktiva lancar dengan hutang lancar.
b. Quick Ratio (Rasio Cepat)
Rasio Cepat merupakan perimbangan antara jumlah aktiva lancar dikurangi persediaan dengan jumlah hutang lancar.
2. Rasio Aktivitas ( Activity Ratio ) atau Rasio Efisiensi
Rasio Aktivitas merupakan rasio yang mengukur efisiensi perusahaan dalam menggunakan aset-asetnya. Rasio Aktivitas dibagi menjadi 4 :
Receivable Turn Over adalah perputaran piutang.
Inventory Turn Over adalah Perputaran Persediaan.
c. Receivable Turn Over in Days adalah perputaran Piutang Harian.
d. Total Assets Turn Over adalah Perputaran Aktiva.
3. Rasio Leverage Finansial (Finantial Laverage Ratio )
Rasio Leverage Finansial merupakan rasio yang mengukur seberapa banyak perusahaan menggunakan dana dari hutang ( pinjaman ). Rasio Leverage Finansial terdiri dari 2, yaitu :
a. Debt Ratio adalah Rasio Hutang.
b. Total Debt to Equity Ratio adalah rasio total hutang terhadap modal sendiri.
4. Rasio Keuntungan ( Profitability Ratio ) atau Rentabilitas
Rasio Keuntungan merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan dari penggunaan modalnya. Rasio Keuntungan terdiri dari 6, yaitu :
a. Gross Profit Margin adalah perbandingan penjualan bersih di kurangi harga pokok penjualan dengan penjualan bersih atau rasio antara laba kotor dengan penjualan bersih.
b. Net Profit Margin adalah margin laba bersih yang merupakan keuntungan penjualan setelah menghitung seluruh biaya dan pajak penghasilan.
c. Return On Investment adalah rasio yang membandingkan laba setelah pajak dengan total aktiva.
d. ROI dengan Pendekatan Dupont adalah hasil kali antara NPM dengan total aset turnover.
ROI = NPM x Total Aset Turnover
Kemampuan menghasilkan laba= Keuntungan Penjualan x Efisiensi Aktiva
e. Return On Equity adalah rentabilitas modal sendiri yang digunakan untuk mengukur seberapa banyak keuntungan yang menjadi hak pemilik modal sendiri.
f. Rentabilitas Ekonomis adalah mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba usaha dengan aktiva yang digunakan untuk memperoleh laba tersebut.
4. Analisis Common Size
Analisa ini dilakukan dengan cara mengubah angka-angka yang ada dalam neraca dan laporan laba rugi menjadi persentase berdasarkan angka tertentu. Untuk angka-angka yang berada di neraca, yang menjadi common base (angka dasarnya) adalah total aktiva. Dalam hal ini total aktiva dianggap memiliki angka dasar 100 %. Untuk laporan laba rugi, penjualan digunakan sebagai angka dasar yang bernilai 100 %. Penyajian dalam bentuk common size akan mempermudah perubhan-perubahan yang terjadi dalam neraca dan laporan laba rugi.
5. ANALISIS INDEKS
Analisa ini merubah semua angka dalam suatu laporan keuangan pada tahun dasar menjadi 100. Pemilihan tahun dasar bukan selalu tahun yang paling awal, tetapi yang dianggap normal. Analisa ini dilakukan untuk membandingkan perkembangan dari waktu ke waktu.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Analisa keuangan sangat penting untuk diterapkan dalam sistem suatu perusahaan. Karena dengan menggunakan analisis keuangan ini perusahaan dapat mengetahui keuntungan dan kerugian yang dicapai perusahaan dalam suatu periode.
Analisa Laporan Keuangan adalah suatu proses penelitian laporan keuangan beserta unsur-unsurnya yang bertujuan untuk mengevaluasi dan memprediksi kondisi keuangan perusahaan atau badan-badan usaha dan juga mengevaluasi hasil-hasil yang telah dicapai perusahaan atau badan usaha di masa lalu atau masa yang akan datang.
Analisa Common Size adalah analisis yang disusun dalam laporan laba rugi dan neraca menjadi proporsi dari total penjualan atau dari total aktiva.
Analisa Rasio adalah yang menghubungkan perkiraan neraca dan laporan laba rugi terhadap satu dengan yang lainnya, memberikan gambaran tentang sejarah perusahaan dan penilaian terhadap suatu perusahaan tertentu.
B. SARAN
Berdasarkan materi yang telah kami diskusikan, menurut kelompok kami sebuah perusahaan harus menggunakan analisa laporan keuangan dalam sistem operasional perusahaannya, dan juga perusahaan tersebut harus memilih seorang analis yang mampu untuk menganalisis data perusahaan. Sehingga dapat mencapai tujuan yang telah direncanakan atau akan memperoleh hasil yang memuaskan.
DAFTAR PUSTAKA
Fetria Eka Yudiana, Konsep Dasar Manajemen Keuangan, STAIN Salatiga Press, Salatiga, 2012
V. Wiratna Sujarweni, Analisis Laporan Keuangan, Pustaka Baru Press, Yogyakarta, 2017
Dr. Harmono, S.E, M.Si, Manjemen Keuangan: berbasis balanced scorecard, PT Bumi Aksara, Jakarta, 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar